Industri polimer, plastik, dan karet memegang peranan strategis dalam mendukung berbagai sektor manufaktur nasional, mulai dari otomotif hingga alat kesehatan. Dengan potensi sumber daya alam yang melimpah, Indonesia memiliki peluang besar untuk mengembangkan material polimer bernilai tambah. Namun, tantangan seperti ketergantungan bahan baku impor, isu lingkungan, serta tuntutan menuju ekonomi sirkular dan rendah karbon menuntut adanya inovasi dan kolaborasi lintas sektor.
Menjawab tantangan tersebut, Himpunan Polimer Indonesia (HPI) bekerja sama dengan Plastic & Rubber Indonesia (PRI) menyelenggarakan seminar bertema “Inovasi Material Polimer, Plastik, dan Karet Menuju Industri Nasional yang Berkelanjutan”. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mempertemukan akademisi, peneliti, pelaku industri, dan pemerintah dalam membahas tren riset terkini, pengembangan biopolimer, teknologi daur ulang, inovasi karet, hingga kebijakan pengelolaan plastik di Indonesia.
Seminar yang telah dilaksanakan pada 19 November 2025 di JIEXPO Kemayoran Jakarta ini menghadirkan para pakar nasional di bidang polimer dan karet, yaitu Prof. Dr. Ir. Mochamad Chalid, Ihsan Safari, S.Si., M.Si., dan Prof. Basuki Wirjosentono, Ph.D. Melalui sesi pemaparan dan diskusi panel, peserta mendapat wawasan baru akan pentingnya keberlanjutan dan ekonomi sirkular demi memperkuat daya saing industri nasional di tingkat global.
