logotype

Rapat Persiapan IPST 2019

Dalam rangka suksesnya IPST 2019 yang rencananya akan diselenggarakan di Bali, Deputi Bidang Seminar telah mengadakan rapat persiapan pada tanggal 20 Des 2018, dipimpin langsung oleh ibu Dr. Rike bertempat di LIPI Pusat Penelitian Fisika, Puspiptek, Tangerang Selatan.

Semoga sukses IPST 2019

Prof. Dr. -Eng. Eniya Listiani Dewi, Ketua Himpunan Polimer Indonesia Menerima Penghargaan BJ Habibie Technology Award (BJHTA) 2018 

 

Ketua Himpunan Polimer Indonesia: Prof. Dr. -Eng. Eniya Listiani Dewi yang telah berhasil mengembangkan teknologi Fuel Cell dengan metode transfer elektron, menerima penghargaan Bacharuddin Jusuf Habibie Technology Award (BJHTA) 2018. BJHTA merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) kepada Pelaku Teknologi yang telah berprestasi melalui upaya inovasi dan invensi yang muncul dalam Karya Nyata Teknologi. Tahun 2018 merupakan penganugerahan BJHTA yang ke 11 (sebelas), dimana baru kali ini seorang perempuan menerima penghargaan tersebut. Acara penganugrahan BJHTA 2018 telah dilaksanakan pada tanggal 10 Juli 2018 di gedung BPPT, yang juga dihadiri oleh Presiden RI ke-3, Bapak BJ. Habibie. 

sumber: www.bppt.go.id

Read more: Ketua Himpunan Polimer Indonesia Menerima Penghargaan BJ Habibie Technology Award (BJHTA) 2018

Lewat Teknologi Nano, Dr. Yenny Meliana Menyusun Ulang Semesta

 

Kompas.id (16/4)- Ditemui di kawasan Puspiptek Serpong, Yenny yang murah senyum mengajak berkeliling ke laboratorium Pusat Penelitian Kimia. Saat ini, ia sedang sibuk menyelesaikan tahap akhir dari rangkaian penelitian yang sudah dimulai sejak 2014 untuk pembuatan nanokristal bahan baku obat anti-malaria dengan kombinasi berbasis artemisinin.

"Orang ramai-ramai ke teknologi nano. Teknologi yang menyusun ulang segala sesuatu dalam ukuran nano," kata Yenny yang juga menjabat Kepala Bidang Pengelolahan dan Diseminasi Hasil Penelitian, Pusat Penelitian Kimia LIPI

Ketertarikannya pada ilmu kimia hingga memutuskan untuk mengabdikan diri sebagai peneliti, kini perempuan asal Curup Bengkulu ini telah mengantongi belasan hak cipta di bidang yang ia geluti, polimer misalnya. Baru saja, risetnya meraih penghargaan sains teknologi dan matematika dari L'Oreal UNESCO for Women in Science National Fellowship Awards 2016.

 Sumber: kompas.id

Read more: https://kompas.id/baca/gaya-hidup/2017/04/16/yenny-menyusun-semesta/

 

2019  HPI Polimer